Polisi amankan tiga lagi pelaku pembakaran di Palopo

aparat kepolisian resor palopo menangkap tiga orang lagi yang diduga ikut serta pada pembakaran kantor pemerintah kota palopo selama kerusuhan terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) belum berlalu 2012.

kata kabid humas polda sulawesi selatan serta barat kombes pol endi sutendi di makassar, selasa, ketiga warga dan ditangkap tersebut masing-masing at, su, suh. ketiganya tertangkap setelah dua rekannya dan lain yaitu ws alias c juga i telah diamankan lebih-lebih dahulu.

ia mengatakan, untuk pelaku berinisial su dikenal berprofesi dijadikan pegawai negeri sipil dalam kabupaten luwu. sementara dua yang lain dan serta berstatus pns tersebut sudah diamankan sehari sebelumnya yaitu at dan suh.

dengan ditangkapnya tiga pihak ini, total terduga pelaku pembakaran sudah banyak lima orang. dari kelimanya, anggota masih ingin mengembangkannya dulu untuk menjerat kompolotan lainnya dan mengerjakan pelemparan bom molotov tersebut, katanya.

mantan wakapolrestabes makassar tersebut mengaku jika pihaknya telah menambah kekuatan personel agar mengendalikan situasi kota palopo pascakerusuhan yang terjadi akibat ketidakpuasan hasil perolehan suara oleh salah Salah satu kandidat yang kalah selama pilkada palopo, haidar basir-thamrin (hatita).

Lainnya: Mencari Dealer Honda - Dealer Honda Jakarta - Mencari Dealer Honda

pembakaran dan terjadi di minggu (31/3) telah melumpuhkan sederat pelayanan pada kantor pemerintahan juga tersebut serta yang adalah alasan agar menambah pasukan supaya hal itu tidak dulu berlanjut, katanya.

personel gabungan dan dikerahkan selama antaranya dari brigadir mobile (brimob) polda sulselbar yang berjumlah sekitar 400 pihak. dari 400 tersebut, terdiri dibandingkan datasemen a makassar serta datasemen b kota parepare.

selain pasukan dibandingkan brimob, dan banyak pasukan dari zat tentara nasional indonesia (tni) juga unsur lainnya juga turut serta agar mengamankan situasi kondusif di kota palopo.

kombes endi sutendi menjelaskan kronologis pembakaran itu terjadi sesudah massa yang diduga dari kubu hatita mendatangi kantor komisi pemilihan umum kota palopo web rapat pleno perhitungan suara putaran kedua.

proses perhitungan suara pada kantor kpu telah memperoleh pengawalan ketat dibandingkan aparat kepolisian dan dibantu dari tni dan unsur lainnya, tapi kasus massa jauh lebih besar.

awalnya berjalan kondusif daripada pagi hingga siang hari, tapi setelah perhitungan selesai diselenggarakan, massa yang berjumlah lebih dibandingkan 500 orang itu datang serta langsung melempar dan membakar, ujarnya.

aparat gabungan dan berada di objek wisata bekerja memukul mundur massa dibandingkan pasangan nomor urut lima ini, tapi pilihan ketika saling lempar terjadi, kebakaran tiba-tiba muncul dari kantor wali kota palopo.

sebelum api padam yang diikuti melalui kebakaran di tempat yang lain, antara lain kantor partai golkar, kantor panitia pengawasan (panwas) kantor camat wara timur juga kantor media palopo pos dengan bersamaan dan ikut terbakar.

massa tandingan daripada pemenang putaran kedua, judas amir-ahmad syarifuddin (ja) yang jumlahnya hampir sama melalui massa nomor urut lima tersebut kemudian saling lempar bom molotov dan mencari benda yang lain berhasil dipukul mundur dengan pasukan pengamanan.

hingga saat ini, situasi telah mulai terkendali, sementara anggota pengamanan masih tetap siaga mengantisipasi terjadinya kerusuhan lanjutan, tegas mantan wakapolrestabes makassar endi sutendi.